Post ini terinspirasi oleh Vira,
anak magang di Abbott, yang mana gw sama dia makan di kantin Abbott itu
barengan. Di Abbott emang di provide
makanan yang bersih,sehat, dan lengkap gizinya. Buah gak pernah absen di menu.
Biasanya dikasih buah seperti semangka, salak, pisang, dan jeruk. Tapi selalu
buah-buahan itu gak pernah gw makan, yang ada gw kasihin ke Vira. Kecuali
pisang, itu pasti gw makan.
Kenapa? Gak suka buah ya? Kalau
ada yang tanya kaya gitu, pasti akan ada long pause (gak lama sih) dimana long
pause itu dipakai gw untuk berpikir dan menarik kesimpulan, apakah gw suka atau
gak.Sebenarnya rada aneh sih, gw
sebagai orang yang gak suka buah. Tapi gw masih makan buah, semua buah gw makan
dan masuk mulut kok, tapi yang menentukkan gw mau makan atau gak adalah berbagai
faktor yang gw akan coba jabarkan melalui nama buah yang gw suka.
1. Jeruk,
lemon, strawberry, rapsberry, blackcurrant, pome dan berries lainnya
Gw suka buah
yang bersifat asam. Entah kenapa rasa itu penting. Dan asam itu bikin melek dan
seger. Daripada yang manis yang ada jadinya kemanisan (iyalah masa kepahitan). Tapi
buah yang gw sebut diatas mesti dalam kondisi di peras atau di jus dengan
campuran air (biar gak begitu asem dan sedikit gula), jadi harus berupa liquid and sedikit serat. Gw bukan
pemakan buah langsung dalam rupa daging kecuali pisang.
2. Pisang
Gw suka pisang
jenis spesifik. Bukan sembarang pisang. Contohnya pisang yang di supermarket
itu yang kulitnya berwarna kuning mulus tanpa sedikit bonyok hitam-hitam. Gw
benci buah yang kulitnya hitam-hitam dan dilaletin oleh lalet buah. Untuk
pisang gw gak suka dibuat jus atau dihancurkan dengan cara apapun. Gw prefer
pisang di makan bulet-bulet. Karena gw orangnya jijikan kalo liat pisang
hancur. Kaya ade gw yang suka mash banana trs dicampur susu, dan lain-lain yang
bagi dia enak. Tapi bagi gw seperti muntahan.
3. Apel dan Semangka
Ini merupakan
kemajuan dimana gw mau makan buah buler-bulet. Biasanya, apel gw jus, dan
semangka gak pernah dilirik. Tapi akhir-akhir ini 2 buah itu bisa diterima oleh
mulut gw dalam bentuk padat. Tapi (ada tapinya nih) gw gak bisa makan
banyak-banyak, karena gw masih tahap ‘gak begitu suka’ (lumayan lah kemajuan
dari tahap ‘benci’). Palingan gw makan seukuran dadu 4x4 cm dan itu hanya makan
3 potong. Gw tipe orang yang lama makan dan mengunyah buah. Karena serat yang
gak bisa dikunyah sampai hancur mungkin ya. Dan gw tipe orang yang menikmati
kunyahan demi kunyahan (bahkan kadang gw cium-cium dulu, takut ada bau aneh).
Gw
suka semua buah tapi versi jus pabrikan dimana seratnya dah pada ilang,
dan lebih banyak air. Itu gw suka banget dan suka semua rasa buah. Tapi
tetep sih gw akan milih-milih the most tasty. Pastinya jus jeruk dan strawberry paling gak terlupakan. Kadang jus pabrikan gitu kemanisan, jadi merk tertentu doang yang gw suka karena punya manis yang pas.
Ya itu lah buah
yang hanya gw suka. Sedikit kan. Buah-buah lain gw gak begitu suka. Jangan
heran kalau gw gak suka buah. Gw pun juga gak tau kenapa. Gw sih kalo dipaksa
makan, ya pasti makan aja, dan masuk mulut dan gak akan muntah atau alergi.
Tapi gw gak suka aja. Gw pilih makanan yang gw suka dong. Orang-orang pasti
akan kaget gw gak suka buah dan langsung bilang kalo buah itu enak dan sehat
daripada sayur.
Kadang gw suka
di cap kalo gak suka buah, pasti gw juga gak suka sayur. Eits jangan salah, gw
pencinta sayur (kecuali labu, terong, dan lobak). Gw pencinta sayur yang mostly berwarna orange dan hijau. Jadi
gw berpikir “gak papa gak makan semua jenis buah, tapi gw makan hampir semua
jenis sayur. Lagipula nutrisi, vitamin, dan serat gw bisa di dapat dari sumber
lain selain buah yang gw gak suka.” Ya kan?
Ya inilah another post yang gak penting dari gw, pls
jangan bingung akan keanehan gw yang langka ini dan tetap baca post-post
lainnya dari gw.
Labels: LIFE